Laporan Beban Kerja Dosen Semester Genap 2012/2013

September 6, 2013

TUTWURIMenindaklanjuti Surat kami No. 152/K3/KP/2013 tanggal 13 Februari 2013 perihal Laporan Beban Kerja Dosen (BKD) Semester Ganjil dan Genap 2012/2013, dengan ini kami informasikan kembali hal-hal sebagai berikut.

  1. Penyampaian laporan Beban Kerja Dosen (BKD) semester Genap 2012/2013 (Maret s.d. Agustus 2013) selambat-lambatnya kami terima tanggal 27 September 2013;
  2. Laporan BKD yang dimaksud pada angka 1 (satu) di atas, menggunakan Aplikasi Beban Kerja Dosen (dapat diunduh pada laman http://www.kopertis3.or.id). Laporan disampaikan dalam bentuk softcopy (CD) dan hardcopy yang berisi:
    1. Lampiran I laporan beban kerja dosen yang ditandatangani oleh dosen yang bersangkutan di atas materai Rp. 6.000,- dan pernyataan Assesor dengan melampirkan bukti fisik (bagi Guru Besar/Profesor) sebagai kewajiban khusus profesor sesuai pasal 49 ayat (2) UU RI No. 14 tahun 2005;
    2. Lampiran II rekap fakultas yang ditandatangani oleh Dekan (Universitas/Institut dan Ketua/Direktur) dan dibubuhi cap fakultas;
    3. Lampiran III rekap Perguruan Tinggi yang ditandatangani oleh Rektor/Ketua/Direktur dan dibubuhi cap perguruan tinggi.
  3. Tata cara atau mekanisme penilaian beban kerja dosen agar mengacu kepada Pedoman Penilaian Beban Kerja Dosen Kopertis Wilayah III Jakarta yang dapat diunduh pada laman http://www.kopertis3.or.id.

Selengkapnya dapat diunduh disini.

Comments

Comments are closed.

Mencermati surat Nomor : DIKTI.105/PDPT.VII/2014 tanggal 17 Juli 2014 perihal kelengkapan data Perguruan Tinggi tahun 2014 yang ditujukan kepada Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta (terlampir) beserta isi surat, setelah mengkonfirmasi kepada Ditjen Dikti Kemdikbud bahwa surat tersebut adalah tidak benar/palsu. Oleh karena itu, jika Perguruan Tinggi Saudara menerima surat tersebut dalam bentuk hardcopy ataupun softcopy melalui email mohon untuk diabaikan/tidak ditanggapi. Selengkapnya silahkan unduh : Surat Koordinator Kopertis tentang Edaran Dikti Palsu dan Surat Edaran DIKTI Palsu