Pencabutan Ijin Program Studi Manajemen Jenjang S2 STM IMNI di Jakarta

April 20, 2011

pdfDengan ini diberitahukan bahwa Menteri Pendidikan Nasional mencabut Ijin Penyelenggaraan Program Magister Manajemen S2 pada Sekolah Tinggi Manajemen IMNI di Jakarta.

Selengkapnya silahkan unduh: SK Pencabutan Ijin

Comments

22 Responses to “Pencabutan Ijin Program Studi Manajemen Jenjang S2 STM IMNI di Jakarta”

  1. A.Junaidi on April 23rd, 2011 1:41 am

    Bagaimana keabsahan ijasah Saya dan ribuan mahasiswa yg baru diwisuda tanggal 10 April 2011 mohon kepada pihak terkait terutama dari pihak perguruan tinggi agar dapat memberikan penjelasan kepada kami.

  2. samuel on April 26th, 2011 12:09 pm

    Logikanya ijasah yang sudah dikeluarkan masih sah selama memiliki ijin operasional dan terakreditasi. Soal dapat dipakai itu tergantung user. Kedepannya calon mahasiswa supaya lebih berhati-hati dalam memilih suatu program studi. Jangan mudah tergiur dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan. Periksa betul ijin operasional dan akreditasinya, masih valid atau sudah kadaluwarsa. Sumber info yang tepat antara lain Kopertis, BANPT dan website DIKTI

  3. dodi on April 27th, 2011 10:44 am

    saya mohon penjelasan mengenai penyebab sebenarnya pencabutan ijin tersebut, agar PT lain hati-hati dan selalu memperhatikan ketentuan yang ada dalam sistem pendidikannya dari mulai rekruitmen mahasiswa sampai dengan kelulusannya! terima kasih sebelumnya.

  4. cecep badrudin on April 29th, 2011 7:04 am

    Gimana izajah yang belum di wisuda sebelum tanggal pencabutan ????

  5. wida on April 30th, 2011 8:32 pm

    mohon penjelasan bagaimana nasih alumni STM IMNI yang sudah lulus dan memiliki ijazah apakah ijazahnya sah dan diakui oleh negara dan masih bisa berlaku, karena ribuan alumni IMNI pasti merasa resah, mohon penjelasan yg sejelas-jelasnya sehingga kami merasa aman. trima kasih

  6. Deni on May 5th, 2011 5:32 am

    Mengapa pencabutan izin ini bisa terjadi ? sangat memprihatinkan, beban moral, beban materil, sangat disayangkan IMNI telah lalai, padahal telah banyak membantu, akhirnya keresahan dan keabsahan menjadi pertanyaan pokok? yang sudah lulus dan diwisuda saat detik-detik pencabutan masih bisa napas lega, tapi saya menunggu jadwal sidang+wisuda tak bisa berkata banyak…???? mohon solusinya …!!

  7. obing on May 6th, 2011 12:19 am

    Apapun yang terjadi pada lembaga IMNI tolong bertanggungjawab dengan lulusannya.

  8. Maman on May 9th, 2011 8:17 am

    Saya prihatin dengan pencabutan izin program S2 IMNI, padahal IMNI telah banyak memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan di Indonesia

  9. abdulmanan on May 14th, 2011 2:25 pm

    aduh bgm nih ijazah s2 saya? bisa dipakai nggak ya? tolong yg barwenang di Imni ngasih solusi terbaik

  10. farhan on May 21st, 2011 10:42 am

    LIHAT AJA BOSS UU NYA…SURUH SAPA KULIAH DI SEKOLAH YG KAYA GITU…

  11. akun on May 22nd, 2011 2:49 pm

    Bagaimana nasib ijazah sebelum turunnya SK Pencabutan?

  12. Taryono on June 7th, 2011 6:31 pm

    Masalah Pencabutan izin Penyelenggara Pendidikan S2 oleh STM IMNI oleh dikti yang terjadi pada tgl11 Maret Th 2011 kecerobohan dari pihak penglola lembaga itu ,yg menyangkut mahasiswa yg belum lulus adalah tanggung jawab lembaga tersebut . Sesuai dengan penjelasan dikti,
    untuk Ijazah yg udah menerima sebelum surat pencabutan Izin Operasional oleh dikti seharusnya tetap berlaku sesuai UU yang berlaku dari pihak dikti seharusnya juga memikirkan Mahasiswa yang telah lulus memegang Ijazah tersebut .

  13. Arya Purnama on June 15th, 2011 1:54 pm

    saya juga lulusan S2 IMNI, saya akan minta pertanggung jawaban dari salah satu direkti pendidikan IMNI. rumahnya ada di jalan sosial jatiwaringin pondok gede. tanya aja rumah pak Taufik atau Ibu Pauline

  14. hans on July 17th, 2011 9:36 am

    saya berpendapat, keputusan pencabutan ijin yang dilakukan oleh mendiknas terhadap program S2 STM IMNI jakarta hanya sepihak. mestinya harus meihat dan mengkaji apa yang telah dilakukan perguruan tinggi tersebut bagi kemajuan pendidikan di tanah air hingga saat ini. perlu dicatat bahwa IMNI telah melakukan terobosan sampai ke daerah pedalaman terutama di kawasan timur Indonesia, dan itu belum pernah dilakukan oleh perguruan tinggi ternama di Indonesia. IMNI telah melaksanakan amanat UUD 1945 yang merupakan undang-undang tertinggi di republik ini yaitu pemerataan pendidikan. Yang sering terjadi selama ini adalah pemerintah hanya menjatuhkan sangsi tetapi tidak memberikan solusi terutama mengenai pemerataan pendidikan di negeri ini.

  15. S.Argo on September 15th, 2011 7:21 pm

    Yang bertanggung jawab selain IMNI juga PEMERINTAH mencabut ijin seharusnya dari awal sebelum mahasiswa masuk sehingga tidak merugikan rakyat banyak yang ingin maju, seharusnya pemerintah mensuport rakyatnya yang mau sekolah dengan biaya sendiri bukannya malah dihambat kaya jaman belanda pribumi yang mau sekolah dilarang. Petugas pengawas harusnya bertindak cerdas, mencabut ijin sebelum mahasiswa masuk, itu baru tindakan cerdas dan bertanggung jawab. Kalau sistim pendidikan di indonesia baik swasta maupun negeri dengan program ekstensinya masih dikelola secara ngawur, sangat kasihan masa depan anak -anak bangsa ini untuk memajukan bangsanya sendiri. Naudzubillah.

  16. S.Argo on September 15th, 2011 7:43 pm

    Buat Pengelola STM IMNI, perbaiki manajemen kampusnya hitung berapa jumlah dosen S3, S2, S1, Karyawan, sopir, OB, kebutuhan kantor, sarana bangunan dll, berapa gaji dosen, karyawan sesuai golongan dll. Baru kemudian diambil keuntungannya/sisanya artinya utamakan dulu kampus daripada keuntungan pribadi. Memang begitulah bisnis didunia pendidikan lebih banyak faktor amal dan sosialnya, insyaalloh kalau kita mau berbuat sosial demi sesama maka Alloh akan melimpahkan rahmadnya kepada kita semua. AMIN.

  17. Tresno on September 15th, 2011 11:51 pm

    Kalau tidak salah program S2 IMNI berstatus akreditasi B sebelum dicabut, kok mendadak kaya disambar petir dari status B langsung ke T ( tutup), padahal banyak departemen yang sarat korupsi tidak ditutup, kecuali jamannya Presiden Gus Dur . Saran saya kepada IMNI mobilisasi mahasiswa anda untuk bergiat disemua bidang organisasi : sosial, kemasyarakatan, keilmuan, olah raga dll.
    Galang proposal bantuan dana ke negara-negara donor, sebab kalau di negeri sendiri nggak bakalan dapat, nah subsidi kegiatan mahasiswa tsb dengan dana ini
    Menjalin silahturahim dengan menghubungi teman, sahabat, sanak saudara,kenalan dll yang berpendidikan S1,S2,S3 atau Profesor untuk diajak beramal ilmu di IMNI, karena manusia setelah mati akan terputus amalnya kecuali amal ilmu ( hadist Nabi Muhammad SAW). Nah dengan semua ini kemungkinan untuk mendongkrak IMNI kearah bermutu dan berkualitas akan tercapai.

  18. susiswo - banten on September 16th, 2011 4:27 pm

    yha kalau mau jujur ijazahnya sih tetap syah dan dapat di sesuaikan untuk golongan/pangkat hanya saja wewenang tersebut ada di BKN. Bila dalam kuliah ada ijin dari tempat kerja Instansi ybs. ( bagi PNS) .

  19. sogo on September 21st, 2011 7:34 am

    sekarang alumni baru koar2 menanyakan gmn nasibnya. Jujur bro apakah anda mersa py kualifikasi utk menyandang gelar S2?.
    gw heran deh, ngapain sih mau kuliah di kampus yg ngga jelas. Kan msh byk PTN/PTS bermutu. Alasan biaya kuliah mahal? byk tuh bertebarang beasiswa. Koq begonya doang yg dipelihara. Jangan2 hy kejar ijasah tanpa mikir kualitas. Kepada yg berwwenag , tolong sidak tuh yg mengiklankan kuliah instan, menjanjikan wisuda hy hitungan bln utk S1 dan S2. Ngga percaya? buka iklan di pos kota bagian pendidikan. dan bayak iklan2 lainnya.

  20. hasan basri on October 1st, 2011 4:35 am

    mau tanya kepada pengurus imni, kok bisasih izjazah asli dengan copyian berbeda
    dan bagaimana nasib s2 saya yang tidak karuan ini

  21. Moh. Nurhasim on March 22nd, 2012 11:31 am

    maaf kepada staf PTS IMNI jakarta. saya alumni Thn 2011dengan NIM 0910302629, dan saya mengalami musibah kebakaran rumah pribadi dan ijazah asli S2 yang dikeluarkan IMNI ikut terbakar berikut transkrip nilai. bagaimana solusinya agar saya tetap mempunyai ijazah tersebut.

  22. Agus Nyomani on March 24th, 2012 9:22 pm

    Salut sama P Dirjen Departemen Pendidikan Nasional. Kalau salah ya dicabut, itu biasakan? Cuma ijazah yang dikeluarkan setelah tanggal pencabutan tentu tidak berlaku n mhs yang sedang kuliah gimana? Pindah aja, minta dana kembali. Cuma kenapa hanya sekolah ini saja yang ditutup? setahu saya ada yang lain seperti: IMMI (masih di Jakarta), STIE yang dimalang dan lainnya. Ditunggu gembrakan P Dirjen, jangan tebang pilih ya Pak

Dengan ini diberitahukan hal-hal sebagai berikut: Bahwa pelaksanaan pembayaran uang makan dosen PNS Dpk pada PTS di lingkungan KOpertis WIlayah III Jakarta bulan Januari s/d Juni Tahun Anggaran 2014 telah dibayarkan pada tanggal 23 Juli 2014; Pembayaran tersebut pada angka 1, telah ditransfer ke Rekening masing-masing dosen PNS Dpk yang bersangkutan. Selengkapnya : Edaran Uang Makan PNS Dpk Periode Januari s/d Juni 2014